#Post Title #Post Title #Post Title
Tampilkan postingan dengan label salam. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label salam. Tampilkan semua postingan
18 Agu 2011

Dibalik Pedasnya Cabai, Ada Manfaatnya Lho!


Cabai, meski pedas banyak penggemarnya! Justru rasa pedasnya menimbulkan rasa ketagihan. Cabai juga banyak macamnya. Dari cabai rawit yang meski kecil tapi pedasnya luar biasa sampai paprika yang gendut bulat tapi rasa pedasnya tidak terlalu menggigit. Dibalik sensasi pedasnya cabai, ternyata cabai juga memiliki zat yang bermanfaat untuk tubuh. Simak deh!

Untuk penggemar rasa pedas, semangkuk bakso kurang nendang rasanya kalau tidak ditambahkan sesendok makan sambal atau lebih. Rasanya kurang afdol pula bila menyantap ikan mas goreng atau ayam goreng tanpa sambal terasi dan lalaban. Tanpa terasa, piring Anda telah licin tandas!

Cita rasa masakan Menado yang sensasional dengan paduan pedas dan asamnya yang ekstrim juga jadi favorit. Selain meningkatkan nafsu makan ternyata cabai berkhasiat pula untuk tubuh.

Istilah kecil-kecil cabai rawit ternyata bukan cuma sekedar istilah. Si cabai rawit ini ternyata mengandung vitamin C dan betakaroten (provitamin A) yang konon mengalahkan kandungan buah-buahan populer seperti mangga, nanas, pepaya atau semangka.

Bahkan menurut penelitian, kadar mineralnya, terutama kalsium dan fosfor mengungguli ikan segar. Sebetulnya di antara jenis-jenis cabai lainnya, paprika merah memiliki kandungan vitamin C yang paling tinggi, hingga dua kali lipat.

Sementara kadar betakarotennya pun lebih unggul dibandingkan dengan paprika hijau, 9 kali lebih besar. Sebagian besar kandungan betakaroten paprika terkonsentrasi pada bagian di dekat kulit.

Apa sih yang membuat cabai terasa pedas sehingga menimbulkan sensasi tersendiri? Ternyata yang menjadi biang keladinya adalah zat yang disebut kapsaisin, yang tersimpan dalam 'urat' putih cabai, tempat melekatnya biji.

Cabai juga mempunyai kemampuan untuk merangsang produksi hormon endorfin yang bertanggung jawab untuk membangkitkan sensasi kenikmatan.

Selain itu, manfaat lainnya adalah berkhasiat sebagai obat. Pernah dengar kan nasihat kalau pusing, makan yang pedas-pedas? Nasihat itu ada benarnya karena rasa pedas yang ditimbulkan kapsaisin dapat menghalangi aktivitas otak ketika menerima sinyak rasa sakit dari pusat sistem saraf. Terhambatnya perjalanan sinyal ini akan mengurangi rasa sakit yang kita derita. Jika Anda ingin mengurangi rasa pedas cabai, buang 'urat' putih tempat melekatnya biji berikut bijinya.
[ Read More ]

Manfaat Cabai Untuk Kesehatan


Siapa yang belum pernah merasakan cabai/sambal? Rasanya hampir sebagian dari kita, sangat menikmati makan dengan sambal ini.
Anda boleh tidak menyukai cabai karena rasanya yang pedas
dan memerahkan mata. Namun ternyata cabai menyimpan banyak manfaat
untuk menyembuhkan berbagai penyakit.
1. Cabai dapat meredakan migran (sakit kepala sebelah)
Salah satu penelitian menunjukkan bahwa cabai dapat meredakan nyeri
yang disebabkan oleh migran. Zat Kapsaisin yang terkandung dalam cabai dan membuat cabai terasa pedas, dikenal sebagai zat yang berfungsisebagai penghambat neuropeptide dan Substance P, yang merupakan sumber penyebab rasa sakit di otak.
2. Cabai menyembuhkan penyakit sinusitis
Fungsi lain dari Zat Kapsaisin adalah untuk melancarkan lendir
sehingga melonggarkan penyumbatan pada tenggorokan dan hidung. Tak
hanya itu, cabai juga mengandung zat anti bakteri yang membantu
memerangi infeksi sinus kronis.
3.Cabai dapat mengurangi resiko kanker prostat
Menurut penelitian dari Cancer Research, Zat Kapsaisin tidak hanya
membuat lidah menjadi terasa panas tetapi juga membunuh sel-sel jahat yang menyebabkan kanker prostat.
4. Cabai membantu menurunkan hipertensi
Cabai banyak mengadung vitamin C dan betakaroten (provitaminA) lebih dari buah-buahan seperti mangga, pepaya, nanas, dan semangka. Cabai membantu memperkuat pembuluh darah, yang membuat mereka lebih elastis sehingga dapat menyesuaikan dengan fluktuasi tekanan darah.
5. Cabai membantu menurunkan berat badan
Cabai ternyata juga dapat membantu merangsang tubuh untuk lebih cepat membakar lemak dan menyeimbangkan metabolisme tubuh melalui rasa panas yang dihasilkan dari Zat Kapsaisin.
6. Cabai membantu melindungi jantung
Zat Kapsaisin ternyata juga bersifat antikoagulan dengan cara      menjaga darah supaya tetap encer dan mencegah terbentuknya kerak lemak dalam pembuluh darah. Ini berarti cabai dapat mengurangi resiko terkena serangan jantung dan stroke.
[ Read More ]
 
 

Labels